Google dan Temasek Borong Saham Tokopedia

  • Whatsapp
Tokopedia
Tokopedia (Foto: wartaekonomi.co.id)

JAKARTA, DAERAHTERKINI.com – Google dan Temasek yang merupakan perusahaan investasi asal Singapura, turut bergabung menyuntik dana segar ke perusahaan e-Commerce yang dipimpin William Tanuwijaya, seperti dilansir dari Nikkei Asian Review, Senin (16/11/2020).

Lesunya pertumbuhan ekonomi di Eropa dan Amerika Serikat (AS), membuat Google melirik pasar Asia. Google bukan pertama kali investasi ke startup unicorn. Pada 2018, perusahaan yang bermarkas di Mountain View, AS, itu sudah menyuntik dana segar ke Gojek. Google tercatat sebagai pemegang saham terbesar kedua di perusahaan itu dengan 6,9%, sedangkan yang pertama diduduki Gamvest, sebuah entitas yang dimiliki investor Singapura GIC.

Bacaan Lainnya

Investasi Google dan Temasek ke Tokopedia ini setelah Microsoft berinvestasi ke Bukalapak yang tak lain adalah pesaing dari Tokopedia. Aksi korporasi dari perusahaan AS ini memperlihatkan minat menyuntikkan modal ke startup unicorn Indonesia.

Nikkei menyebutkan perusahaan teknologi asal negeri Paman Sam tersebut melihat ada peluang investasi di Asia, karena pertumbuhan ekonomi di Eropa dan AS melambat. Sebelumnya, mereka sudah menggelontorkan miliaran dolar ke India dan sekarang melakukan hal yang sama ke Indonesia, pasar terbesar ketiga di Asia dalam hal populasi.

Nilai Saham Google

Belum diketahui secara pasti berapa jumlah pundi-pundi yang mengalir dari Google ke kantong Tokopedia. Akan tetapi, disebutkan Google sekarang memegang saham 1,6%, sedangkan Anderson Investments yang berafiliasi dengan Temasek memiliki saham 3,3%, berdasarkan dokumen yang diajukan ke Kementerian Hukum dan HAM tertanggal 4 November 2020 kemarin.

Adapun, nilai saham yang dipegang Google di Tokopedia bernilai USD 1,1 juta atau setara Rp 15,5 miliar dengan kurs USD 1 = Rp 14.102. Sementara, Anderson Investments bernilai Rp 33,4 miliar.

Sebagai catatan, kata Nikkei, angka tersebut belum tentu mencerminkan modal yang sebenarnya yang dibayarkan oleh kedua belah pihak, sebab investasi bisa masih terus bergulir dalam beberapa tahap. Google dan Temasek dapat meningkatkan kepemilikan saham mereka di Tokopedia di kemudian hari.

Dilansir detikcom, Softbank Group menjadi pemegang saham mayoritas Tokopedia sebesar 33,9%. Kepemilikan saham Softbank itu melalui berbagai entitas, termasuk Vision Fund. Setelah itu, Alibaba Group jadi pemegang saham kedua dengan kepemilikan 28,3%.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *