Bukalapak dan Tokopedia Dapat Suntikan Dana Segar, Dari Siapa?

  • Whatsapp
Tokopedia
Tokopedia (Foto: kba.one)

JAKARTA, DAERAHTERKINI.com – Google dan Microsoft baru saja suntik dana segar ke Startup unicorn Indonesia, Bukalapak dan Tokopedia.

Bukalapak lebih dulu mendapatkan kucuran investasi bersumber dari Microsoft. Suntikan modal dari Microsoft akan membawa Bukalapak mendekati targetnya dalam mengumpulkan dana USD 200 juta untuk mendanai ekspansi online. Hingga saat ini, Bukalapak sedang berdiskusi dengan calon investor lain untuk mendapatkan tambahan modal.

Bacaan Lainnya

Setelah itu, giliran Tokopedia yang dibeli sahamnya oleh Google, Senin (16/11/2020). Baik Bukalapak maupun Tokopedia tidak merinci berapa jumlah investasi yang digelontorkan oleh kedua perusahaan tersebut.

Diberitakan detikcom, Microsoft dikabarkan menginvestasikan dana senilai USD 100 juta setara Rp 1,4 triliun ke Bukalapak. Di transaksi ini Microsoft bersama pendukung lainnya GIC Pte dan Grup Emtek, mereka menginvestasikan dengan penilaian antara USD 2,5 miliar dan USD 3 miliar. Pendukung lain Bukalapak termasuk Ant Group Co milik orang terkaya China Jack Ma.

Google dan Temasek Turut Bergabung

Ketika itu, raksasa teknologi AS semakin mengalihkan perhatian mereka ke Indonesia. Mereka berupaya memanfaatkan populasi smartphone yang berkembang pesat di negara terpadat keempat di dunia ini.

Perkiraan itu tepat adanya. Tokopedia mengumumkan bahwa Google dan Temasek, yang merupakan perusahaan investasi asal Singapura, juga turut bergabung menyuntik dana segar ke perusahaan e-Commerce yang dipimpin William Tanuwijaya ini.

Meski tidak disebutkan berapa jumlah investasinya, disebutkan Google sekarang memegang saham 1,6%, sedangkan Anderson Investments yang berafiliasi dengan Temasek memiliki saham 3,3%, berdasarkan dokumen yang diajukan ke Kementerian Hukum dan HAM tertanggal 4 November 2020 kemarin.

Adapun, nilai saham yang dipegang Google di Tokopedia bernilai USD 1,1 juta atau setara Rp 15,5 miliar dengan kurs USD 1 = Rp 14.102. Sementara, Anderson Investments bernilai Rp 33,4 miliar.

Dilansir Nikkei Asian Review, angka tersebut belum tentu mencerminkan modal yang sebenarnya yang dibayarkan oleh kedua belah pihak, sebab investasi bisa masih terus bergulir dalam beberapa tahap. Google dan Temasek dapat meningkatkan kepemilikan saham mereka di Tokopedia di kemudian hari.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *